Loading Artikel Cara Mudah Membedakan Kualitas Mebel Jepara ...

Cara Mudah Membedakan Kualitas Mebel Jepara

Diposting pada

Kualitas Mebel Jepara – Setiap perusahaan memiliki perbedaan dalam menentukan standard kualitas dan harga dari mebel Jepara yang diproduksi. Misalnya saja ada perusahaan yang membedakan kualitas mebel Jepara yang ia produksi menggunakan grade A, grade B, maupun C.

Mebel Jepara

Faktor-faktor yang Menentukan Kualitas Mebel Jepara

Akan tetapi, ada 3 faktor secara umum yang membedakan kualitas mebel Jepara, antara lain: bahan kayu yang digunakan, bahan finishing, dan faktor konstruksi.

Informasi kami berikut ini akan membahas tentang ketiga faktor utama dalam menentukan kualitas mebel Jepara tersebut. Simak ulasannya di bawah ini!

Bahan Baku Kayu yang Digunakan

Bahan baku, merupakan faktor utama paling penting yang membedakan kualitas mebel Jepara. Kayu Jati merupakan bahan baku terbaik yang paling sering digunakan mebel Jepara.

Tak hanya menentukan kualitas, bahan kayu Jati yang digunakan juga mempengaruhi harga dari mebel yang ditawarkan. Ukuran diameter, panjang, dan daerah asal tumbuhnya kayu akan menentukan kualitas maupun harga dari Mebel kayu Jati yang ditawarkan.

Bahan Finishing yang Digunakan

Bahan yang digunakan dalam proses finishing juga menentukan kualitas dan harga mebel. Pada umumnya ada 3 jenis bahan finishing yang sering digunakan, antara lain:

  1. Melamine (ML): Jenis bahan finishing ini memiliki sifat melapisi dan menutup sempurna pori-pori kayu sehingga cocok untuk diterapkan pada produk mebel minimalis karena memiliki kesan yang modern.
  2. NitroCellulose (NC): Jenis ini memiliki sifat meresap dalam serat kayu dan tidak membuat lapisan film yang blok serat. Selain itu, kualitas dan daya tahannya sangat bagus. Serat alami kayu juga masih terlihat alami.
  3. Polyurethane (PU): Jenis ini merupakan yang paling mahal dibandingkan bahan finishing lainnya. Polyurethane memiliki sifat menutup sempurna dengan lapisan film yang tebal dan sangat kuat sehingg tidak gampang tergores atau mengelupas. Karena sifatnya yang kuat dan tebal, jenis ini juga banyak diterapkan pada jendela, kusen, dan pintu.

Selain ketiga jenis bahan finishing di atas, ada juga jenis bahan finishing lain seperti waterbase, teak oil, dan wax. Tetapi melamine, nitrocellulose, dan polyurethane memiliki kualitas yang lebih baik dan lebih sering digunakan.

Baca Juga :  Desain Meja Tamu Minimalis Jepara

Faktor Kontruksi yang Diterapkan

Faktor berikutnya dalam menentukan kualitas produk mebel Jepara adalah kontruksi, seperti bagaimana sambungan papannya, mortise dan tenon, bahan lem yang dipakai, dan halus tidaknya ukiran yang dibuat.

Kualitas Mebel Jepara

Macam-macam Kualitas Mebel Jepara

Berikut ini kami jelaskan macam-macam kualitas mebel Jepara berdasarkan grade beserta spesifikasinya.

Kualitas Mebel Jepara Grade A

Mebel Jepara dengan kualitas Grade A adalah yang paling mahal dengan spesifikasi yang cukup sulit untuk dipenuhi oleh banyak perusahaan.

Spesifikasi Mebel Jepara Grade A:

  • Bahan Kayu: Kayu TPK Perhutani dengan diameter 30 cm atau lebih dan hanya memakai bagian tengah papan yang harus minim cacat.
  • Bahan Finishing: Nitrocellulose (NC) atau Polyurethane (PU).
  • Hardware: Standard pasar sekelas merek Bloom dan Havele.

Kualitas Mebel Jepara Grade B

Kualitas mebel Jepara Grade B lumayan awet dan berkualitas tinggi karena dibuat menggunakan bahan baku kayu berdiameter besar. Semakin besar diameternya, semakin tua umur kayu, dan semakin baik tingkat kekuatannya.

Spesifikasi Mebel Jepara Grade B:

  • Bahan kayu: Kayu rakyat dengan diameter minimal 25 cm dan hanya menggunakan bagian tengah kayu yang harus minim cacat.
  • Bahan finishing: Nitrocellulose (NC).
  • Hardware: Standard pasar sekelas merek Drolla.

Kualitas Mebel Jepara Grade C

Grade C ditawarkan dengan harga paling murah karena kualitasnya yang paling rendah. Namun bagi orang yang tidak mengetahui seluk-beluk kayu, mebel Jepara grade C tidak akan terlihat murahan bila proses finishingnya dilakukan dengan baik dan benar.

Spesifikasi Mebel Jepara Grade C:

  • Bahan kayu: Kayu rakyat dengan diameter minimal 17 cm, semua bagian kayu akan digunakan termasuk bagian pinggir yang berwarna putih.
  • Bahan finishing: Melamine (ML).
  • Hardware: Standard pasar sekelas merek Huben.

Demikian informasi dari kami mengenai cara mudah mengetahui dan membedakan kualitas mebel Jepara. Pada dasarnya, meski grade C adalah jenis mebel Jepara dengan harga yang paling murah, namun tidaklah begitu buruk. Karena perbedaan hanya ada pada kualitas bahan baku, finishing, dan detailnya.